ANTISIPASI KELANGKAAN BAHAN POKOK DAMPAK PEMBATASAN AKTIVITAS MASYARAKAT, PEMKAB TANA TORAJA BERDAYAKAN WARUNG/KIOS KECIL

ANTISIPASI KELANGKAAN BAHAN POKOK DAMPAK PEMBATASAN AKTIVITAS MASYARAKAT, PEMKAB TANA TORAJA BERDAYAKAN WARUNG/KIOS KECIL

Salah satu kebijakan pemerintah Kabupaten Tana Toraja dalam mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19) adalah dengan mengeluarkan kebijakan pembatasan aktivitas masyarakat, khusunya disentra-sentra perdagangan seperti di Pasar Makale.

Salah satu kebijakan pemerintah Kabupaten Tana Toraja dalam mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19) adalah dengan mengeluarkan kebijakan pembatasan aktivitas masyarakat, khusunya disentra-sentra perdagangan seperti di Pasar Makale.

“Pembatasan aktivitas masyarakat ini adalah dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19.”Ungkap Camat Makale, Letris Parubak, S. STP, yang selalu aktif memantau perkembangan di wilayahnya.

Dampak yang ditimbulkan dari kebijakan pemerintah ini adalah semakin sulitnya mendapatkan bahan-bahan pokok kebutuhan rumah tangga.

Untuk itu, dalam rangka mengantisipasi terjadinya kelangkaan bahan pokok kebutuhan Rumah Tangga ini, pemerintah Kabupaten Tana Toraja, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Lembang (DPML), merangkul pengusaha kecil (Warung/Kios) di Pelosok – pelosok untuk menjaga ketersediaan pangan dan menjaga stabilitas harga.

Dibawah Komando Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Lembang (DPML) Kab. Tana Toraja, Ir. Marida Bungin, didukung oleh Pendamping Desa dan Tenaga Ahli P3MD, serta Aparat Kecamatan dan Kelurahan telah melakukan identifikasi kios/warung mana yang nantinya akan di jadikan mitra dalam pendistribusian pangan tersebut.
“Nantinya kios/warung kecil yang menjadi mitra Pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan akan diberikan fee sebesar 15% dari jumlah total penjualan di kios/warungnya. “Dengan demikian pemberdayaan ekonomi masyarakat tetap jalan,” kata Marida.
Sabtu, 28 Maret 2020 Pendistribusian pangan ke Kios/Warung yang telah di data dimulai. Bahan pangan yang didistribusikan saat ini terdiri dari, telur, ikan kaleng, mie instan, garam. Kemudian pada hari berikutnya akan dilanjutkan dengan mendistribusikan beras, dan lainnya.

<Fuad A.>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *